Penelitian baru dari jurnal Pediatrics, publikasi online per 15 November 2010.

Dalam jurnal ini dibahas tentang perilaku buruk remaja dan kebiasaan bermain game. Permainan modern berupa video game diketahui dapat berpengaruh buruk pada anak dan remaja. Namun literatur yang meneliti secara khusus korelasi antara video game dan permasalahan hidup akibat video game belum ada. Untuk itulah Desai et al melakukan penelitian terhadap 4028 remaja. Di antara mereka, 51.2% merupakan pemain video game (76,3% anak laki-laki dan 29,2% anak perempuan). Pada anak laki-laki tidak ditemukan kaitan antara game dan perilaku kesehatan yang negatif (termasuk kebiasaan merokok, pemakaian narkoba, depresi, dan perkelahian). Namun pada anak laki-laki, game lebih sering berkaitan dengan perkelahian dan perilaku membawa senjata ke sekolah; dibandingkan anak perempuan. Selain itu, game lebih cenderung menimbulkan kecanduan pada anak laki-laki (5.8%) daripada anak perempuan (3.0%). Secara umum prevalensi perilaku buruk akibat game cukup rendah dan tidak begitu signifikan dalam populasi; namun dampak yang dapat terjadi mungkin lebih dari itu. Penelitian yang lebih besar mungkin pula diperlukan untuk menentukan batas aman bermain game, cara mencegah, dan mengatasi perilaku buruk akibat bermain game.

Referensi:

Desai RA, Khrisnan-Sarin S, Cavallo D, et al.  Video-Gaming Among High School Students: Health Correlates, Gender Differences, and Problematic Gaming. Pediatrics 2010; 126: e1414-e1424.