Karena sistem/cara mengurus STR mengalami sedikit perubahan dibanding periode-periode sebelumnya, jadi buat teman2 yang udah lulus dari ujian kompetensi dokter Indonesia (ukdi), berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan…

1. Sekitar satu bulan setelah tanggal pelaksanaan ukdi (biasanya sich tanggalnya sama. jadi untuk tanggal 14 november, berarti tanggal yang gw maksud: 14 desember), cari tahu di FK tempat pelaksanaan ukdi yang kalian ikutin, apakah surat hasil ujian kompetensi sudah keluar. Jika sudah, buka dan lihat ada 2 lembar kertas. Kertas yang di depan adalah hasil ujian kita, dan yang di belakang adalah petunjuk langkah yang harus ditempuh selanjutnya. Di sini yang dibahas cukup yang lulus ujian saja🙂

2. Setelah itu tunggu 3-4 minggu, sambil ngecek2 ke teman-teman atau ke KDDKI alias kolegium dokter dan dokter keluarga Indonesia (yang bertempat di Menteng), ke nomor 3150679 / 4800361. Nomor telepon yang 3140816, pada bulan Oktober kemarin pernah gw coba2 tapi disconnect terus, jadi gw lebih menganjurkan ke 2 nomor yg tadi. Nelponnya harus di atas jam 09.30, dengan Bpk Handri {kalo tidak salah}. Yang perlu dicek di sini adalah: apakah sertifikat kompetensi sudah keluar/belum. Adapun untuk mengambilnya bisa sendiri2 maupun kolektif bersama teman-teman / pakai perwakilan FK. Alamatnya di GSSJ Ratulangi no.29, Menteng, Jakarta Pusat. Berkas2 yg didapat di sini: sertifikat kompetensi asli dan fotokopi terlegalisir sebanyak 4 lembar, serta 2 buah buku CPD (yang satu berisi petunjuk, dan yang satu lagi buku log buat kita masing-masing).

3. Pada tanggal2 bersamaan coba juga cek ke KKI (konsil kedokteran Indonesia), yang bernomor telepon 7206623… untuk menanyakan apakah resi untuk pengurusan STR sudah bisa diambil. Jika sudah bisa, resi bisa diambil sendiri2 ataupun kolektif bersama teman-teman. Peran resi ini tidak banyak: setidak-tidaknya hanya meyakinkan kita bahwa berkas2 kita sudah lengkap dan STR sedang dalam proses diurus.

Kalau resinya tidak ada? Berarti ada persyaratan yang belum dilengkapi; bisa data formulir yang kurang lengkap, atau mungkin berkas ijasah/transkrip legalisir. Hal ini mengakibatkan STR belum bisa diproses. Untuk itu kita harus datang sendiri ke kantor KKI-nya [alamat di jl. Hang Jebat III blok F3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan]. Jangan lupa tanyakan persyaratan apa yang kurang sebelum datang. Jangan lupa juga bawa pas foto (siapa tau perlu).

4. Setelah resi di tangan, biasanya 2 minggu kemudian STR mulai dikirim via pos dari KKI ke kantor pos pusat terdekat dengan alamat korespondensi kita masing-masing (yang kita daftarkan waktu mau ikut UKDI). Misalnya untuk domisili Jakarta Barat: ambilnya di kantor pos besar di Daan Mogot-Grogol. Terlebih dahulu kita harus menunggu surat panggilan mengambil STR datang ke rumah via pos. Setelah itu, datangi kantor posnya pada hari kerja (Senin sampai Jumat pukul 8-14). Untuk mengambil STR kita harus memperlihatkan surat panggilan tadi + fotokopi KTP. Begitu berkas STR-nya didapat, sebaiknya di sana langsung cek isinya, apakah ada kesalahan penulisan nama, dan apakah ada dokumen yang kurang. Isinya kalau lengkap meliputi: kartu anggota konsil, STR asli dan 3 lembar fotokopian terlegalisir dalam map hijau bertulisan konsil kedokteran Indonesia.

5. Setelah mendapat STR, yang perlu kita lakukan adalah mendaftar keanggotaan di kantor IDI setempat sesuai dengan tempat tinggal. Contohnya IDI Jakarta Pusat = di Menteng tadi, IDI Jakarta Barat di sebelah gedung RS Sumber Waras, dan sebagainya… Untuk itu kita perlu mempersiapkan: pasfoto berwarna 3×4 dan 2×3 masing-masing 2 lembar, fotokopi ijasah 2 lembar (tanpa legalisir), dan fotokopi STR (tanpa legalisir). Isi formulirnya dan bayar membership fee-nya. Selanjutnya tunggu 6-8 minggu, sambil telpon ke kantor IDI setempat tempat kita mendaftar. Jika ingin mengurus surat izin praktek, IDI setempat ini juga dapat membantu mengeluarkan rekomendasi untuk Dinkes.

Oh ya, ini semata-mata hasil share dari pengalaman gw, jika ada yang salah atau bingung bisa ditanyakan/dikomentari.

 

[hnz]