Menulis oh menulis… Rasanya kangen sekali menulis lagi, padahal baru gw tinggal 1 minggu. Setelah sekian lama tidak nulis… (karena sibuk!), gw comeback sejenak dengan tulisan tentang apa yang sedang gw persiapkan saat ini, yaitu install ulang komp.

Komputer bisa jadi perlu di-install ulang karena kena virus jahat (emank ada virus baik?). Atau sudah terlalu lola (loading lambat) karena kebanyakan diisi program, diisi video, diisi film (dari action, series, sampai hardcore kali? hahaha…. :D). Atau kompnya mau dijual mungkin? Tambahkan sendiri alasan menurut Anda…. Tapi yang jelas, kadang install ulang merepotkan, sehingga banyak yang malas melakukannya. Bagaimana trik untuk melakukan install ulang agar Anda tidak usah terlalu repot?

1. Cari waktu. Install ulang tidak selalu mudah. Apalagi untuk PC yang waktu dibeli tidak dibundel dengan DVD recovery seperti halnya notebook atau laptop. Karena itu, carilah waktu di weekend atau hari libur untuk melakukannya. Satu lagi, jangan install ulang saat Anda sedang sibuk; karena mungkin saja terjadi banyak hal yang tidak terduga. Anda perlu mengantisipasi hal tersebut.

2. Simpan CD operating system installer, CD office, dan sejenisnya di satu tempat yang mudah Anda ingat. Ini penting untuk mempermudah Anda sewaktu menginstall ulang komputer. Yang terpenting pastinya CD operating system. Anda harus memastikan agar CD tersebut bekerja, yaitu nomor serinya bisa dipakai. Sebisa mungkin miliki CD yang original licensed (tapi mungkinkah hal ini terjadi di sini?). Perhatikan nomor seri instalasi di kemasan CD-nya (biasanya untuk Windows ada 25 digit). Juga dengan CD Office dan sebagainya. Menurut gw, program yang termasuk kategori ini antara lain Microsoft Office, Nero Essential, Adobe Reader, dan program yang sering Anda pakai (misalnya disainer: Adobe Photoshop CS dan Freehand. Penerjemah: program kamus. Dan sebagainya…)

3. Siapkan satu CD atau DVD kompilasi sendiri untuk keperluan backup program, selain data. Banyak orang yang mau meng-install ulang komputernya, hanya terpikir untuk membuat backup data. Padahal, backup program tak kalah pentingnya. Bayangkan setelah Anda meng-install ulang komputer, Anda jadi tak punya Winamp. Atau tidak punya Windows Media Player versi terbaru. Kan lucu… Karena itu, installer program-program yang Anda miliki, sebaiknya diletakkan di suatu tempat aman. Bisa di hard disk eksternal Anda, di hard disk internal yang satu lagi (kalau Anda partisi), atau di CD/DVD. Jika Anda menaruhnya dalam CD atau DVD, pastikan mereka disimpan bersama dengan CD yang sudah gw bahas di nomor 1 tadi agar tidak ribet.

4. Partisi jika hard disk Anda 60 GB ke atas. Partisi sangat mempermudah kerja kita apabila komputer kena virus sampai perlu diinstall ulang. Karena dengan partisi, format ulang hanya dilakukan pada partisi yang berisi program dan C:/windows (file sistem operasi komputer) dan tidak mengenai data kita. Bayangkan jika kita bisa melangkahi proses backup data dan lagu yang demikian banyaknya! Pasti sangat meringankan beban kita. Partisi merupakan tindakan yang highly recommended untuk semua komputer dengan hard disk total 60 GB ke atas; apalagi yang memakai Windows Vista.

5. Sering menjajal atau coba-coba program? Milikilah Registry Cleaner! Supaya kinerja komputer tidak cepat memburuk atau melambat setelah Anda install ulang, siapkan juga program kategori registry cleaner dalam CD yang gw bahas di no.2 tadi. Highly recommended buat yang suka install-uninstall game dalam waktu pendek (seperti gw misalnya). Contoh programnya antara lain CCleaner.

6. Matikan Windows Automatic Update. Fitur ini disebut-sebut mampu melindungi komputer Anda dari serangan virus atau malware, namun menurut pengalaman penulis yang terjadi malah kinerja komputer makin buruk dan lambat. Sebaiknya fitur ini dimatikan saja. Begitu komputer Anda selesai diinstall ulang, masuk ke Control Panel > Automatic Update untuk menginaktifkannya.

7. Apakah sering install ulang baik bagi komputer? Menurut pengalaman penulis, tidak masalah… Apalagi untuk komputer yang tidak kuat di-install antivirus; memang install ulang harus dilakukan sesering mungkin. Setidak-tidaknya 2-3 bulan sekali; atau sampai saat komputer terasa lambat. Yang penting, jika Anda sudah menyiapkan langkah-langkah di atas, diharapkan install ulang komputer tidak lagi repot dan tidak perlu lagi ditakuti.

(hnz)