July 2009


Berhubung penulis lagi banyak kesibukan di luar blogging, maaf banget kalau sudah lama nggak eksis di dunia blog…

Omong-omong, emulator apa nih yang dimaksud? NES alias Nintendo Entertainment System, atau yang kita kenal dengan nama nintendo klasik. Permainan elektronik pertama di tahun 1980-an. NES ini memperkenalkan sejumlah games yang terkenal; misalnya Super Mario Bros, Tetris, ExciteBike, PacMan, BomberMan, dll…

Sedangkan SegaMegadrive (kalau tidak salah ingat) termasuk generasi sesudahnya. Salah satu ikon terkenal dari SegaMegadrive adalah Sonic the Hedgehog.

Untuk memainkan permainan dari NES ataupun SMD di komputer, kalian perlu emulator (tentu saja). NES emulator ada banyak macam. Yang pertama kali penulis kenal, adalah NESticle yang berbasis DOS. Sedangkan sekarang penulis sudah menggantinya dengan FCE Ultra (lupa versinya). Untuk SegaMegadrive, penulis menggunakan Gens versi 2.14. Permainannya terdapat dalam bentuk ROM. Untuk itu, jika ada game yang ingin dicari, ketikkan saja di google nama gamenya, lalu di belakang nama game itu tambahkan “NES ROM” atau “segamegadrive ROM”. Sederhana bukan?

Buat rekan-rekan yang ingin menjajal game tersebut di komputer masing-masing (thanks before for the original uploader!), kalian bisa mendapatkan emulatorsnya di link berikut; seperti penulis sendiri juga mendapatkannya di tempat-tempat ini.
NES (with 100 games packed inside!)
http://rapidshare.com/files/216420736/NES.Emulator_100Games_downarchive.rar

SegaMegadrive versi 2.14 (tanpa ROM, berarti ROM-nya harus kalian cari sendiri)
http://www.bestdownload.com/view.php?detail=652

Kalau link-nya mati harap diinformasikan agar bisa dicarikan yang baru. Semoga bermanfaat…!

(hnz)

Anda pasti mengenali poster berikut di toko optik atau poliklinik mata. Namanya Snellen chart. Fungsi poster ini adalah untuk mendeteksi tajam penglihatan seseorang. Lalu apa hubungannya dengan kacamata?

Berhubung ada perbedaan antara sistem pengukuran yang dipakai di Indonesia (juga sebagian besar negara lain di dunia!) dan Amerika Serikat, Snellen chart ini pun terdapat dalam dua versi angka. Yang satu dalam angka metrik dan yang satu lagi dalam angka imperial. Snellen chart metrik dinyatakan dalam pembanding 6 meter (6/6, 6/9, 6/12, dan seterusnya sampai 6/60). Sedangkan Snellen chart imperial adalah seperti yang terdapat di gambar di bawah ini. Angkanya dinyatakan dalam pembanding 20 kaki (20/20 sampai 20/200). Apakah 20 kaki sama dengan 6 meter? Sebenarnya tidak: 20 kaki sama dengan 6 meter lebih 10 cm (tepatnya 609.6 cm). Tapi tentu saja kelebihan 10 cm itu boleh diabaikan.

snellen_chart

Lalu apa fungsi angka pecahan yang ada di samping tiap baris? Dalam pemeriksaan tajam penglihatan, angka yang berperan penting adalah angka di sebelah baris terbawah yang bisa dibaca oleh subjek. Misalnya subjek hanya bisa membaca sampai baris 6/9. Ini berarti orang dengan tajam penglihatan normal sudah dapat membaca baris tersebut pada jarak 9 meter. Sementara itu subjek baru dapat membacanya pada jarak 6 meter. Semakin tinggi letak baris terbawah yang bisa dibaca oleh subjek, berarti semakin buruk tajam penglihatannya.

Subjek yang tidak dapat membaca sampai dengan baris 6/6 (atau 20/20) mungkin mengalami gangguan penglihatan karena penyakit organik pada mata, atau gangguan refraksi murni. Penyakit organik pada mata berarti ada kelainan struktural yang mengakibatkan tajam penglihatan menurun. Misalnya ada kerusakan pada kornea ataupun kekeruhan pada lensa (pada katarak). Namun pada gangguan refraksi murni, tidak ada kelainan struktural yang ditemukan pada mata. Untuk membedakan keduanya digunakan pemeriksaan pinhole. Pinhole adalah sebuah layar hitam dengan lubang kecil di tengah yang dipasang di depan mata yang diperiksa. Jika tajam penglihatan membaik dengan bantuan pinhole, berarti tidak ada kelainan struktural pada mata.

Jika seseorang tidak dapat membaca Snellen chart sama sekali bahkan dengan bantuan lensa, pemeriksaan selanjutnya adalah hitung jari (count fingers). Orang normal dapat menghitung jari pada jarak 60 meter. Jadi apabila subjek baru dapat menghitung jari pada jarak 2 meter, berarti tajam penglihatannya 2/60. Pemeriksaan berikutnya adalah lambaian tangan (hand motion). Orang normal dapat melihat lambaian pada jarak 300 meter. Sama seperti hitung jari, apabila subjek baru dapat melihat lambaian pada jarak 1 meter, berarti tajam penglihatannya 1/300. Pemeriksaan terakhir adalah ada atau tidaknya persepsi sinar (light perception).

Trivia

  • Snellen chart dinamai menurut penemunya, yaitu seorang dokter mata dari Belanda bernama Hermann Snellen.
  • Oleh WHO, seseorang yang tidak dapat membaca huruf teratas pada Snellen chart setelah dibantu dengan kacamata sudah dianggap buta secara hukum. Di lain pihak, cukup banyak orang miopia yang tidak mampu membaca huruf teratas pada Snellen chart tanpa bantuan kacamata. Orang-orang seperti ini tidak termasuk di dalam kategori buta secara hukum itu, karena setelah dibantu kacamata mereka umumnya tidak bermasalah untuk membaca huruf di baris 6/6 atau bahkan di bawahnya.
  • Pada sebagian Snellen chart, ada baris 6/5, 6/4, dan 6/3 (seperti yang terlihat pada gambar). Namun jika dalam aspek peresepan kacamata, baris-baris tersebut tidak bermakna.
  • Snellen chart dianggap kurang objektif dalam menilai tajam penglihatan, karena jumlah huruf yang berbeda-beda pada tiap baris dan jarak huruf yang semakin dekat pada baris-baris bawah.
  • Untuk anak yang belum dapat membaca ataupun orang buta huruf, seluruh huruf di Snellen chart diganti dengan huruf E. Subjek diminta mengatakan ke mana arah huruf E membuka. Chart modifikasi ini disebut juga Tumbling-E chart. Khusus untuk anak juga kadang dipakai poster bergambar (Allen chart) atau HOTV chart (Snellen chart yang hanya berisi huruf H, O, T, dan V).

(hnz)

Akhirnya setelah menulis panduan game ini sejak Mei 2009, selesai juga… Sebagai permulaan penulis membuat panduan Chip’s Challenge komplit (per level) dengan password dan peta. Chip’s Challenge sendiri merupakan game jadul yang termasuk dalam Windows Entertainment Pack 4.0 untuk Windows 95. Versi yang dikeluarkan sekitar 15 tahun yang lalu. Namun permainan ini masih menarik untuk dimainkan selain cukup sederhana… Selamat menikmati…

Download panduan game di sini.

Menulis oh menulis… Rasanya kangen sekali menulis lagi, padahal baru gw tinggal 1 minggu. Setelah sekian lama tidak nulis… (karena sibuk!), gw comeback sejenak dengan tulisan tentang apa yang sedang gw persiapkan saat ini, yaitu install ulang komp.

Komputer bisa jadi perlu di-install ulang karena kena virus jahat (emank ada virus baik?). Atau sudah terlalu lola (loading lambat) karena kebanyakan diisi program, diisi video, diisi film (dari action, series, sampai hardcore kali? hahaha…. :D). Atau kompnya mau dijual mungkin? Tambahkan sendiri alasan menurut Anda…. Tapi yang jelas, kadang install ulang merepotkan, sehingga banyak yang malas melakukannya. Bagaimana trik untuk melakukan install ulang agar Anda tidak usah terlalu repot?

1. Cari waktu. Install ulang tidak selalu mudah. Apalagi untuk PC yang waktu dibeli tidak dibundel dengan DVD recovery seperti halnya notebook atau laptop. Karena itu, carilah waktu di weekend atau hari libur untuk melakukannya. Satu lagi, jangan install ulang saat Anda sedang sibuk; karena mungkin saja terjadi banyak hal yang tidak terduga. Anda perlu mengantisipasi hal tersebut.

2. Simpan CD operating system installer, CD office, dan sejenisnya di satu tempat yang mudah Anda ingat. Ini penting untuk mempermudah Anda sewaktu menginstall ulang komputer. Yang terpenting pastinya CD operating system. Anda harus memastikan agar CD tersebut bekerja, yaitu nomor serinya bisa dipakai. Sebisa mungkin miliki CD yang original licensed (tapi mungkinkah hal ini terjadi di sini?). Perhatikan nomor seri instalasi di kemasan CD-nya (biasanya untuk Windows ada 25 digit). Juga dengan CD Office dan sebagainya. Menurut gw, program yang termasuk kategori ini antara lain Microsoft Office, Nero Essential, Adobe Reader, dan program yang sering Anda pakai (misalnya disainer: Adobe Photoshop CS dan Freehand. Penerjemah: program kamus. Dan sebagainya…)

3. Siapkan satu CD atau DVD kompilasi sendiri untuk keperluan backup program, selain data. Banyak orang yang mau meng-install ulang komputernya, hanya terpikir untuk membuat backup data. Padahal, backup program tak kalah pentingnya. Bayangkan setelah Anda meng-install ulang komputer, Anda jadi tak punya Winamp. Atau tidak punya Windows Media Player versi terbaru. Kan lucu… Karena itu, installer program-program yang Anda miliki, sebaiknya diletakkan di suatu tempat aman. Bisa di hard disk eksternal Anda, di hard disk internal yang satu lagi (kalau Anda partisi), atau di CD/DVD. Jika Anda menaruhnya dalam CD atau DVD, pastikan mereka disimpan bersama dengan CD yang sudah gw bahas di nomor 1 tadi agar tidak ribet.

4. Partisi jika hard disk Anda 60 GB ke atas. Partisi sangat mempermudah kerja kita apabila komputer kena virus sampai perlu diinstall ulang. Karena dengan partisi, format ulang hanya dilakukan pada partisi yang berisi program dan C:/windows (file sistem operasi komputer) dan tidak mengenai data kita. Bayangkan jika kita bisa melangkahi proses backup data dan lagu yang demikian banyaknya! Pasti sangat meringankan beban kita. Partisi merupakan tindakan yang highly recommended untuk semua komputer dengan hard disk total 60 GB ke atas; apalagi yang memakai Windows Vista.

5. Sering menjajal atau coba-coba program? Milikilah Registry Cleaner! Supaya kinerja komputer tidak cepat memburuk atau melambat setelah Anda install ulang, siapkan juga program kategori registry cleaner dalam CD yang gw bahas di no.2 tadi. Highly recommended buat yang suka install-uninstall game dalam waktu pendek (seperti gw misalnya). Contoh programnya antara lain CCleaner.

6. Matikan Windows Automatic Update. Fitur ini disebut-sebut mampu melindungi komputer Anda dari serangan virus atau malware, namun menurut pengalaman penulis yang terjadi malah kinerja komputer makin buruk dan lambat. Sebaiknya fitur ini dimatikan saja. Begitu komputer Anda selesai diinstall ulang, masuk ke Control Panel > Automatic Update untuk menginaktifkannya.

7. Apakah sering install ulang baik bagi komputer? Menurut pengalaman penulis, tidak masalah… Apalagi untuk komputer yang tidak kuat di-install antivirus; memang install ulang harus dilakukan sesering mungkin. Setidak-tidaknya 2-3 bulan sekali; atau sampai saat komputer terasa lambat. Yang penting, jika Anda sudah menyiapkan langkah-langkah di atas, diharapkan install ulang komputer tidak lagi repot dan tidak perlu lagi ditakuti.

(hnz)