Ada dua macam sistem pengukuran yang banyak dipakai di dunia. Sistem metrik atau Unit Sistem Internasional alias SI (Systeme International d’Unite) (isinya meter, kilometer, sentimeter; kilogram, gram; dan lain-lain), merupakan yang paling banyak dipakai. Di seluruh dunia, hanya ada 3 negara yang tidak memberlakukan satuan ini. Yaitu Amerika Serikat, Antartika, dan India. Amerika Serikat; seperti yang kita ketahui; ngotot mempertahankan sistem pengukuran imperial yang sebenarnya sudah rada kolot dan berbeda sendiri. Isinya ada inci (inch), kaki (feet), furlong, knot, lb, oz, quart, pint, dan banyak lagi satuan aneh yang faktor konversinya pun tak kalah anehnya (nanti kita bahas).

Sistem pengukuran (measurement) standar internasional

Sistem internasional ini menggunakan pengali berbasis desimal (10), yang memudahkan orang untuk mengkonversi satuan asal ke satuan yang diinginkan. Satuan untuk panjang adalah meter. Satuan untuk massa adalah gram. Sempat diperkenalkan juga sistem waktu dengan detik desimal, namun saat ini tidak berlaku lagi. Ada juga sejumlah satuan lain; antara lain untuk suhu (Kelvin), intensitas cahaya (Candela), dan arus listrik (Ampere).

Mulanya sistem pengukuran ini hanya dipakai oleh beberapa orang. Stevin memperkenalkan sistem ini pertama kali pada tahun 1586. Sekitar 1 abad kemudian, sekretaris jenderal London Royal Society yaitu John Wilkins; pada tahun 1668 menganjurkan penggunaan sistem metrik yang sederhana ini. Sejumlah ahli sains di penjuru Eropa seperti Gabriel Mouton, Christian Huygens, Gottfried Leibniz, dan Jean Picard juga berpendapat serupa. Sejak itulah sistem ini mulai luas dipakai di Eropa, kecuali di Kerajaan Inggris.

Selain itu, SI menggunakan sejumlah prefiks atau awalan yang menandai faktor pengali konversi. Misalnya kilo berarti 1000 kali. Deci berarti 1/10 kali. Mili berarti 1/1000 kali. Berikut ini daftar prefiks tersebut:

  • Tera- 1.000.000.000.000 kali
  • Giga- 1.000.000.000 kali
  • Mega- 1.000.000 kali
  • Kilo- 1.000 kali
  • Hecto- 100 kali
  • Deca- 10 kali
  • Deci- 1/10 kali
  • Centi- 1/100 kali
  • Mili- 1/1.000 kali
  • Micro- 1/1.000.000 kali
  • Nano- 1/1.000.000.000 kali
  • Pico- 1/1.000.000.000.000 kali

Sistem Imperial

Sistem imperial, yang dipakai oleh Amerika Serikat; adalah sistem yang menggunakan ukuran-ukuran “tak lazim” bagi kita yang berasal dari negara yang menggunakan sistem SI. Satuan yang dipakai antara lain inci-kaki sebagai ukuran panjang; lb-oz sebagai ukuran berat; knot dan mph sebagai kecepatan. Ada lagi seabreg satuan aneh untuk berbagai dimensi lainnya. Uniknya, sistem ini dulu bernama English Imperial. Ya, Inggris dulu sempat menggunakan sistem metrik ini dalam waktu yang cukup lama. Memang sistem ini pernah melewati tahap berliku-liku dalam usaha standarisasinya. Namun akhirnya negara Big Ben tersebut “menyerah” juga pada tahun 1995; setelah melihat seluruh penjuru dunia (baik dari sisi sains, pemerintahan, industri, dan lain-lain) telah beralih untuk memakai SI. Namun anehnya Amerika Serikat masih ngotot mempertahankannya sampai detik ini.

Mempelajari sistem imperial sama saja menambah masalah (menurut penulis). Kita mulai saja dari sistem panjang. 1 inch = 25.4 mm. 1 kaki = 12 inch. 1 yard = 3 kaki. 1 mil = 5280 kaki atau 1760 yard. Hah? Dalam sistem metrik 1 kaki = 304.8 mm. 1 yard = 0.9144 meter. Dan 1 mil = 1609.34 meter. Itu baru length international. Belum lagi nautical mile (yang anehnya bahwa mil laut dan mil darat tidak sama!), mile statue, furlong, fathom, cable, dan lain-lain yang angkanya tak kalah “aneh”nya. Untuk luas, mereka menggunakan satuan ekar (acre), di mana 1 acre = 4046 koma sekian meter persegi. Untuk volume, mereka membedakan volume cair dan solid (ya ampun).

Apa saja satuan yang mereka gunakan dan berapa faktor konversinya ke SI? Lengkapnya bisa dilihat di web http://www.tsn.co.il/info12.html. Namun di sini penulis tampilkan dua buah tabel konversi SI dan imperial.

info12a

info12b

Contoh konversi imperial dan SI:

1) Tinggi manusia

X: How tall is he?

Y: He is five feet ten inches!

Hah? Berapa cm-kah itu? Tinggi manusia dewasa di berbagai penjuru dunia, umumnya berkisar pada jangkauan 4 kaki 8 inci (142 cm) sampai dengan 6 kaki 4 inci (193 cm). Di luar itu, berarti termasuk ekstrim tinggi atau ekstrim pendek. Orang yang ekstrim tinggi misalnya pebasket Cina Yao Ming dengan 7 kaki 6 inci (229 cm) dan orang tertinggi di dunia dalam sejarah; Robert Wadlow; dengan 8 kaki 11 inch (272 cm).

Imperial SI Imperial

SI

4’8” 142 cm 5’7” 170 cm
4’9” 144.5 cm 5’8” 172.5 cm
4’10” 147 cm 5’9” 175 cm
4’11” 150 cm 5’10” 177.5 cm
5’0” 152.5 cm 5’11” 180 cm
5’1” 155 cm 6’0” 183 cm
5’2” 157.5 cm 6’1” 185.5 cm
5’3” 160 cm 6’2” 188 cm
5’4” 162.5 cm 6’3” 190.5 cm
5’5” 165 cm 6’4” 193 cm
5’6” 167.5 cm

2) Berat badan manusia

Berat badan dinyatakan dalam satuan st (dibaca stone), lb (dibaca pound) dan oz (dibaca ounce). 1 stone sama dengan 6.35 kg. 1 pound sama dengan 0.45 kg. Sedangkan 1 ounce sama dengan 28.35 gram. Kadang dipakai satuan 1 cwt (dibaca hundredweight), yang sama dengan 45,36 kg. Oh ya. Orang Indonesia sering menyebut ons sebagai 100 gram. Kesalahan yang sangat fatal, karena 1 ounce itu sendiri tidak sama dengan 100 gram melainkan 28.35 gram. Tidak ada ons juga dalam sistem metrik internasional, jadi satuan ons itu TIDAK ADA.

3) Suhu

Seperti yang pernah penulis bahas, Fahrenheit dipakai di Amerika Serikat; sedangkan Celsius dipakai di berbagai negara yang memakai sistem metrik; walaupun SI menetapkan Kelvin sebagai satuan standar untuk suhu. Konversinya dibahas di sini.

Oh ya. Pertanyaan di awal belum terjawab. Mengapa Amerika Serikat yang notabene-nya negara maju, tidak mau beralih ke SI? Tak jelas. Tampaknya Amerika Serikat belum siap menjalani perubahan radikal dari segi satuan dan hitung menghitung, walaupun mereka tahu mereka tengah dalam kesulitan besar. Atau Amerika Serikat ingin tampil beda, merasa dirinya superpower sehingga mereka pun sanggup mempopulerkan sistem imperial kembali? Hanya Amerika Serikat yang tahu.

(hnz)

About these ads