1. 31 Mei 2009: Roy Achterberg sedang berusaha mencuri listrik langsung dari tiang listrik untuk disambungkan ke rumahnya di Branch, Arkansas dengan kabel jumper. Dia berdiri di atas tangga dari logam. Achterberg pun mengalami cedera parah dan mengalami kondisi kritis. Tidak jelas apakah kemudian ia meninggal atau tidak.

2. 29 Mei 2009: Masih dari Arkansas. Polisi berhasil membekuk Bobby Finley (20) yang berusaha membobol penjara Miller County; untuk menjual obat-obatan terlarang dari Nigeria – tembakau, kokain, dan marijuana – di dalam penjara tersebut (!!). Atas tindakannya, ia dituntut hukuman penjara selama 19 tahun.

3. 28 Mei 2009: Mark Britten (45) ditangkap karena tindakan kriminal terhadap mesin ATM Lloyds TSB di Browtowe, Inggris: ia melempar batu bata ke layar mesin ATM yang bersangkutan. Britten frustrasi akibat ia sudah mencoba mengambil uang dengan 2 mesin ATM lain, namun gagal. Ketika ditanya apa motifnya melempar bata tersebut: “Aku ingin agar polisi mematikan mesin ATM gila ini. Jadi aku menelpon 999. Namun mereka mengatakan mereka sedang sibuk. Maka itulah aku melempar mesin itu dengan bata.” Padahal kenyataannya: mesin ATM itu kosong karena belum di-refill. Karena tindakan ini, mesin ATM itu rusak dan nilai ganti ruginya sekitar lebih kurang 2000 poundsterling.

4. 25 Mei 2009: Joshua Sizemore (23) dan Amanda Madison (18) merusak 14 mobil dengan cara melempari kendaraan-kendaraan tersebut dengan batu selama perjalanan lewat Interstate-5 di Lakewood, Washington. Mereka melakukannya sebagai bagian dari permainan stripping atau cabul (aneh. Kok bisa ya?). Aksi mereka ini ternyata terekam video, dan video ini digunakan polisi untuk mengejar mereka. Bukti: Pada waktu ditangkap, Madison hanya mengenakan pakaian dalam.

5. 24 Mei 2009: Di sebuah toko di daerah Henderson, Nevada; muncul seorang perampok yang menggunakan celana boxer (sedikit lebih “besar” daripada celana dalam) sebagai topeng yang menutupi wajahnya. Si perampok sampai sekarang belum tertangkap.

6. 21 Mei 2009: Seorang perampok bank di Reading, Pennsylvania; melarikan diri sambil memasang radio dengan suara maksimal sampai mobilnya terguncang-guncang. Celakanya ia lewat di hadapan mobil patroli polisi. Mulanya polisi hanya mengejar mobil ini karena suara radio yang terlalu keras, namun belakangan diketahui pula bahwa si pengemudi adalah perampok bank yang baru saja beroperasi beberapa jam sebelumnya. Mobil pun akhirnya menabrak tembok pembatas jalanan setelah dikepung polisi.

7. ca. 20 Mei 2009: Joseph Northington (27) ditangkap di Roanoke, Virginia atas tuduhan melakukan perampokan bank dengan kekerasan dan senjata api di Columbia, South Carolina; akhir Mei 2009. Ia telah merampok uang sejumlah USD 3924. Ketololannya: sembilan hari sebelumnya, ia menulis pesan postingan di akun MySpace-nya yang justru tampak bagi orang lain sebagai pengakuannya sendiri terhadap tindakan yang telah ia lakukan: “One in the head still ain’t dead!!!!!! On tha run for robbin’ a bank Love all of yall.” Ancaman hukumannya adalah denda sebesar USD 250 ribu dan hukuman penjara minimal 7 tahun. Para penegak hukum sangat yakin dengan status ini sebagai bukti, karena Northington dikenal sangat aktif meng-update statusnya di MySpace. Jadi ingat… hati-hati buat penjahat yang suka nge-update status Facebook. Kali aja…?

8. 19 Mei 2009: Polisi sedang mencari dua orang pemuda (satunya berumur 20 tahun dan satunya 19 tahun) yang baru saja habis merampok di Devon Park malam hari sebelumnya. Sewaktu mencari-cari, polisi itu tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang mendorong troli barang belanjaan ke arah sepeda yang akan ia naiki. Troli itu berisi penuh uang. Diperkirakan uang tersebut cocok jumlahnya dengan laporan dari Devon Park malam sebelumnya. Hasilnya? Polisi mengerahkan anjing, dan akhirnya berhasil menemukan dua perampok itu di dekat Renown Park. Mereka baru saja habis mencuri beberapa botol alkohol, bir, dan beberapa peralatan olahraga.

9. 15 Mei 2009: John Szwalla (17), seorang remaja “perampok newbie” berusaha merampok sebuah toko lotere, hanya bermodalkan SEBATANG BUAH PISANG sebagai senjata. Szwalla menyembunyikan “senjata” itu dalam kemejanya sebelum mengancam si pemilik toko, Bobby Ray-Mabe, bahwa ia akan merampok uang dari toko lotere bermodal komputer tersebut. Si pemilik toko ini akhirnya berhasil mencegah aksi si perampok, sambil memanggil polisi datang. Namun sayang, begitu polisi datang, barang bukti telah dimakan oleh si perampok yang gagal. Hanya tersisa kulitnya saja. Kulit pisang ini pun difoto sebagai “sisa barang bukti”!

10. 12 Mei 2009: Seorang remaja pria berumur 16 tahun, tanpa SIM, memakai mobil ibunya tanpa izin. Sewaktu ia sedang melarikan diri pada dini hari dengan kecepatan tinggi (di atas 120 km/jam), ia menyalakan lampu sorot mobilnya ke arah mobil patroli Scott Maguire (seorang polisi). Ia berpikir dengan menyorotkan lampu karena mengira Maguire sedang mengemudi mobil patroli polisi dengan lampu. Hal ini mengakibatkan Maguire mengejar remaja tersebut sejauh 70 kilometer, sebelum akhirnya ia pun tertangkap dan dituntut hukuman penjara untuk remaja.

11. 12 Mei 2009: Jermaine Cooper (36), seorang buron pengedar obat-obatan terlarang (ekstasi, marijuana, kokain, dan obat oksikodon gelap); sedang dikejar-kejar polisi dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam, selama 16 menit, melintasi dua negara bagian. Namun di tengah pengejaran, anehnya Cooper mendadak berhenti di restoran fast-food Taco Bell untuk membeli sebuah burrito. Ia pun langsung dibekuk polisi di lapangan parkir. Lucunya ia masih sempat meminta-minta kepada polisi untuk mengijinkannya makan burrito untuk terakhir kalinya sebelum masuk penjara. Dan ditolak.

12. 09 Mei 2009: Alamat FBI dijadikan sebagai alamat surat dan tidak bisa mengeja kata CASHIER? Inilah ulah seorang pria berumur 44 tahun dari Memphis, Tennessee. FBI menemukannya setelah melakukan pencarian menurut laporan seorang distributor telepon genggam dari Minnesota. Distributor telepon itu hanya bermaksud menagih biaya telepon untuk 50 buah telepon; yang tagihannya dialamatkan ke kantor FBI cabang Monroe, Louisiana. Jumlah uang tertagih adalah USD 2359.45; dengan keterangan pembayaran sebagai “CAHIER’S CHECK”. Namun karena FBI Monroe bukan merupakan alamat yang benar terhadap tagihan ini, FBI pun tergerak mencari pelakunya. Si pelaku ini akhirnya tertangkap dan akan diadili di pengadilan tingkat negara bagian Georgia; di mana ia juga telah melakukan kejahatan serupa.

Special credit to http://www.dumbcriminals.com, yang sudah mengarahkan penulis mencari berita-berita ketololan para kriminalis.

(hnz)