June 2009


Berhubung penulis lagi ada urusan mendadak dan sibuk, penulis mohon maaf karena tidak dapat berbagi informasi dengan rekan-rekan sekalian. Penulis merencanakan comeback pada awal Juli, atau beberapa hari lebih cepat. Harap dimaklumi.

Anda pasti sudah pernah melihat gambar-gambar ilusi. Misalnya gambar anak tangga yang berputar terus (tentu saja ini tidak mungkin), gambar diam namun tampak bergerak-gerak, atau benda berwarna putih namun tampak berwarna hijau. Padahal sebenarnya tidak. Namun kitalah yang memiliki persepsi gambar tersebut tampak demikian. Bagaimana ini bisa terjadi?

Manusia dengan penglihatan normal selalu menggunakan penglihatan binokular alias dengan kedua mata untuk melihat benda. Penglihatan binokular ini lebih bersifat stereoskopis dan 3-dimensi. Banyak faktor juga turut mempengaruhi bagaimana seorang manusia mempersepsikan apa yang dilihatnya. Misalnya ukuran benda, cahaya di sekitarnya, intervensi cahaya lain, panjang dan ukuran bayangan, aspek perspektif, sudut pandang, akomodasi mata, dan usaha konvergensi penglihatan (agar benda yang dilihat tampak jelas). Bagaimana cara kita tahu bahwa kita melihat dengan kedua mata? Coba letakkan jari tangan Anda hanya beberapa sentimeter di depan hidung Anda. Setelah itu coba lihat benda yang letaknya jauh. Anda akan melihat jari tadi tampak kabur dan agak transparan; dan jumlahnya dua. Berarti bayangan benda yang kita lihat jatuh di kedua retina.

Saat baru saja melihat suatu benda, bayangan langsung jatuh di retina dan disebut sebagai after-image. Setelah itu akan terjadi distribusi bayangan menuju ke otak untuk diproses supaya kita tahu apa yang kita lihat. Namun dalam pembentukan bayangan pertama yang terfokus, proses ini tidak terlepas dari pembentukan bayangan di luar lapang pandangan. Meskipun mata langsung ditutup setelah melihat benda, kita masih bisa melihat sebentar benda yang tadi kita lihat. Di sinilah faktor persepsi tiga dimensi dan jarak relatif masih dapat mempengaruhi persepsi penglihatan. Akibatnya ketika pertama kali melihat benda datar yang sebenarnya tiga dimensi; kita terkecoh dan merasa benda itu dua dimensi. Padahal begitu ditelaah lagi (kita lihat lebih lanjut dan kita mengamati dari sudut pandang berbeda), eh benda itu tiga dimensi!

Sama juga halnya dengan mengukur jarak dan ukuran relatif benda. Mata kita mudah tertipu oleh panjang benda yang berada dalam arah berbeda. Paling sederhana, coba Anda bandingkan benda yang dipasang dalam posisi vertikal dan benda dalam posisi horizontal. Kita sering mengestimasi jarak vertikal 25% lebih besar daripada jarak horizontal yang sama. Demikian pula kalau kita melihat jarak dan ukuran relatif benda hanya dengan satu mata; melihat benda dengan posisi kepala terbalik, atau dalam posisi terbaring.

Untuk melihat sejumlah gambar ilusi, silakan buka http://www.123opticalillusions.com/ dan nikmatilah sendiri.

(hnz)

Don’t consider math only as a boring subject at school, but consider math as an useful thing in our lives.

(Ini kata gw. Bukan kata siapa-siapa…)

9. Habis ini apa lagi?

Rekan-rekan yang masih sekolah atau membutuhkan tes IQ pasti sering dihadapkan pada soal matematika bertipe pola bilangan.

  1. Mulai dari yang sederhana. Bilangan apa habis ini? 3, 6, 9, 12,…
  2. Yang sedang. Bilangan apa habis ini? 4, 7, 11, 16,…
  3. Dan yang agak susah. Bilangan apa habis ini? 4, 28, 8, 21, 12, 14, 16, …
  4. Yang paling susah (thanks to rasyid14.wordpress.com atas contoh soalnya). Berapa hasil dari:

Bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan tersebut?

Menurut hemat penulis ada tiga langkah yang Anda ketahui sebelum menyelesaikan suatu deret.

  1. Kenali deret ini berpola bagaimana. Dikali atau dijumlah? Dibagi atau dikurang? Atau apa?
  2. Berikutnya kenali bagaimana pola ini berjalan. Misalnya kalau dijumlah, dijumlah bilangan yang sama terus atau tidak?
  3. Khusus untuk deret faktor (seperti contoh nomor 4), setelah tahu polanya, Anda bisa menebak hasil kali deret tersebut sampai bilangan jutaan!

Untuk soal nomor 1. Masih mudah karena ini biasanya digunakan untuk memperkenalkan deret bilangan untuk siswa sekolah. Biasanya digunakan bilangan kelipatan ataupun bilangan dengan selisih sama. Misalnya sama-sama kelipatan 3 (seperti soal ini), ataupun sama-sama ditambah 3. Anda akan langsung tahu bilangan berikutnya dari deret tersebut adalah 15.

Untuk soal nomor 2. Perhatikan bahwa bilangan pertama ditambah 3 sama dengan bilangan kedua. Bilangan kedua dan ketiga ditambah 4. Dan seterusnya. Berarti jika Anda diminta menebak bilangan berikutnya, bilangan kelima adalah bilangan keempat ditambah 6, yaitu 22. Mungkin di sekolah sering ditanya bilangan di urutan yang ke-50, misalnya. Bagaimana cara Anda mengetahuinya?

Di sekolah biasa digunakan rumus untuk deret aritmatika (jumlah dan selisih) yaitu suku ke-n = (n-1) kali selisih ditambah suku pertama. Sama halnya dengan deret geometri (faktor, kali atau bagi) yaitu suku ke-n = faktor dipangkat (n-1) dikali suku pertama. Jadi bagaimana soal suku ke-50 tadi; di mana selisihnya pun membentuk deret aritmatika? Perhatikan deret tersebut, terlihat bahwa selisih = n+2. Jadi suku ke-50 (n=50)? 49(50+2) ditambah 4, yaitu (49 kali 52) + 4 = 2552.

Kita lanjut ke soal ketiga. Jika rekan-rekan melihat ada deret tak beraturan seperti ini, curigai deret tersebut sebagai deret majemuk; di mana ada 2 macam deret yang diselang-seling posisinya. Dari posisi ganjil terlihat kelipatan 4, dan dari posisi genap terlihat kelipatan 7 tapi dalam posisi mundur. Bilangan berikutnya adalah 7. Tahu kan diperoleh dari mana?

Soal terakhir adalah yang paling rumit. Dari perkalian panjang seperti itu, Anda diminta menentukan hasil kalinya. Bisa diperkirakan bahwa ini adalah deret spesial yang tidak memenuhi syarat aritmatika maupun geometri.

Pertama-tama coba dulu hitung 1 bilangan pertama, lalu perkalian bilangan pertama dan kedua, pertama-kedua-dan ketiga, dan seterusnya. Sampai Anda menemukan pola tertentu.

Untuk soal nomor 4 di atas:

  1. Satu dikurang ¼ adalah ¾
  2. Jika ¾ dikali dengan bilangan kedua (satu dikurangi 1/9) 8/9 = 2/3. Ubah menjadi 4/6.
  3. Jika 2/3 dikali dengan bilangan ketiga (satu dikurangi 1/16) 15/16 = 5/8.

Kita sudah melihat pola untuk pembilangnya, yaitu n+2. Pola untuk penyebutnya adalah 2(n+1). Jadi bagaimana dengan pertanyaan semula; di mana n = 2002? Hasilnya adalah 2004/4006; alias 1002/2003.

Silakan dicoba…!

(hnz)

Penulis sempat menjadi seorang penggemar PC minigames (sampai komputer mendadak lambat gara-gara terlalu sering install-uninstall games), terutama di jaman-jaman Alonso lagi naik daun jadi juara dunia F1. Salah satunya adalah Diner Dashes (Diner Dash plus sekuel-sekuelnya). Namun karena cukup banyak sekuel yang beredar dan rata-rata hanya dimainkan satu kali sampai tamat oleh penulis (maklum, komputer tua jadi hard disk-nya kecil); harap maklum dan silakan beri masukan atau koreksi jika penulis salah me-review. Misalnya ada yang isinya tak sesuai dengan judul game-nya. Mohon maaf juga review ini kurang lengkap karena absennya 2 sekuel, yaitu Diner Dash Seasonal Snack Pack dan Diner Dash Flo Through Time; oleh sebab penulis belum sempat memainkannya.

Diner Dash

Minigame restoran inovatif yang sangat sukses di pasaran game. Menurut pengamatan penulis, game ini mengilhami banyak permainan dash lainnya (maksud: game yang berbasis pada urutan langkah yang harus dilakukan untuk menyenangkan pelanggan atau pembeli). Mulai dari yang juga berbasis kuniler seperti Cake Mania, sampai yang berbasis lain seperti Sally’s Salon dan Sally’s Spa. Termasuk pula pelesetan ala Spongebob Squarepants! Di permainan keluaran 2004 ini Anda memerankan Flo, seorang karyawati yang punya ide membuat usaha restoran setelah ia dipecat dari kantornya. Anda diharuskan melayani sejumlah tamu restoran dengan baik. Mulai dari mencatat menu, menyajikan makanan, sampai mengumpulkan tip dan menaruh piring sisa makan di bak cucian. Ada beberapa tipe pelanggan. Mulai dari yang nggak sabaran yaitu Business Women (yang digambarkan sebagai wanita berambut pendek dan berkulit gelap dengan pakaian kantoran) sampai yang sangat-sangat penyabar yaitu Seniors (digambarkan sebagai kakek-kakek yang berambut putih dan bertopi). Tingkat kesulitan tiap level terus meningkat. Bahkan di restoran terakhir Flo sudah bisa membawa 4 hidangan sekaligus; dan di level terakhirnya ada 83 kelompok tamu yang datang. Mencapai Expert Score tidak terlalu sulit apabila sudah mengerti pola permainannya. Awas kalau kebanyakan main, ciri-cirinya klik mouse sering gagal. Hati-hati juga kalau Anda mulai mengalami gejala mirip-mirip carpal tunnel syndrome. Tangan kaku, pergelangan tangan sakit, dan agak kesemutan.

My rating: 7.5/10

Diner Dash 2: Restaurant Rescue

Ceritanya setelah sukses di Diner Dash, Flo menolong empat orang sahabatnya; kesemuanya memiliki restoran yang terancam bangkrut dan diambil alih oleh sebuah perusahaan raksasa milik pria berkumis (penulis sudah lupa namanya). Yang pertama adalah café, kedua restoran Italia, ketiga restoran Mexico, dan keempat restoran Oriental (Jepang). Dan yang kelima…? Coba tebak… yang sudah main sepertinya tahu. Sekilas sama saja dengan Diner Dash. Namun sekuel kali ini mengembangkan beberapa unsur kreatif seperti upgrade decor atau upgrade item di tiap awal level. Dari segi teknis, di game ini jauh lebih mudah mendapat expert score dibanding Diner Dash pertama; namun di situlah tantangannya terasa kurang. Tapi overall, cukup oke dan masih inovatif.

My rating: 8/10

Diner Dash 3: Flo on The Go

Sebenarnya game ini biasa saja jika dibanding sekuel sebelumnya; karena hanya beda konsep (di sini Flo pergi berlibur dan mengelola restoran di mana-mana). Hal inovatif yang paling khas dari game ini adalah kostum Flo yang bisa diganti-ganti pola dan warnanya dengan fasilitas wardrobe. Baik itu topi, kacamata hitam, kemeja, apron, sampai sepatunya (lucu :D). Wardrobe ini akan di-upgrade setiap Anda berhasil menyelesaikan level-level tertentu. Adapun wardrobe merupakan ciri khas sekuel ini karena tidak pernah dimuat lagi di sekuel Diner Dash lainnya.

My rating: 7/10

Diner Dash Hometown Hero Gourmet Edition

Ceritanya Flo kembali dalam petualangan mengelola kedai snack di seluruh penjuru kota bersama neneknya. Mereka berniat mengembalikan keramaian kota yang telah memudar. Sampai akhirnya Flo bertemu neneknya di masa lalu dan membantu neneknya di tahun 1970-an sebagai restoran terakhir. Seperti biasa, di setiap awal level kita bisa mendapatkan upgrade fasilitas. Mulai dari dekorasi sampai peralatan memasak dan sepatu. Tapi selebihnya, ide pengembangan permainan ini tidak terlalu kreatif.

My rating: 6.5/10

Parking Dash

Sekuel paling unik. Ceritanya tentang usaha teman Flo (penulis lupa namanya) dalam mengelola usaha parkiran di restoran Flo. Jadi ceritanya nih Flo membuka restoran, Anda yang memainkan tukang parkirnya. Setelah bermain di empat musim, di level terakhir si temannya Flo ini pun ikut Flo terbang ke bulan untuk membuka restoran di sana. Yang perlu Anda lakukan adalah mengatur tempat parkir berdasarkan lama atau sebentarnya si pengunjung itu parkir. Tidak sampai di situ, Anda juga harus menyesuaikan besar mobil dan luas tempat parkir yang tersedia dan kadang-kadang menyapu atau mencuci mobil. Seperti biasa ada beberapa tipe pelanggan yang perlu diperhatikan apabila mereka berbaris dalam antrian. Setiap tipe pelanggan punya mobil yang berbeda-beda sesuai kepribadian orangnya dan warna pakaiannya (lucu :D). Ada juga fasilitas upgrade items tiap kali Anda mulai level baru. Seperti sekuel-sekuel Diner Dash lainnya yang beredar setelah Diner Dash 2: Restaurant Rescue; agak sulit untuk mencapai Expert Score; khususnya di restoran keempat dan kelima. Kalau Anda mati-matian mencoba, awas mouse bisa rusak! (Karena penulis sudah mengalaminya sendiri!)

My rating: 8/10

Cooking Dash

Ini juga sekuel Diner Dash. Tapi tokohnya (yang penulis pun lupa namanya) di sini membantu Flo dalam mengelola kedai. Idenya tidak terlalu kreatif jika kita bandingkan dengan sekuel Diner Dash lain yang juga berurusan dengan restoran. Kalau di restoran mainannya snack dan dessert, di kedai ini disesuaikan menjadi hidangan sosis, telur, steak dan sebagainya. Untuk penggemar berat Diner Dash penulis menganggap game ini recommended. Namun kalau tidak begitu suka atau malas main karena takut mouse Anda rusak, atau takut tangan keseleo; kurang dianjurkan karena tidak begitu inovatif.

My rating: 5/10

(hnz)

1. 15 Juni 2009: Seorang pria bernama James Brewer (58) menduga dirinya bakalan mati di tempat tidur akibat stroke. Dia bahkan memanggil polisi ke rumahnya untuk berdiri di samping tempat tidurnya; sebelum ia mengakui perbuatannya telah membunuh seorang tetangganya, remaja bernama Jimmy Carroll, 32 tahun yang lalu. Ternyata kasus pembunuhan ini termasuk salah satu kasus yang dibekukan di negara bagian Tennessee pada tahun 1977 karena tidak ada petunjuk lebih lanjut. Dan ini mengakibatkan Brewer menghadapi ancaman hukuman mati! Kenapa? Karena ternyata Brewer tidak meninggal di tempat tidur tadi.

2. 11 Juni 2009: Seorang dosen hukum di Jepang dipenjara akibat memperlihatkan bokongnya kepada hakim di sebuah persidangan. Megumi Ogawa (41) sebelumnya dihukum penjara 6 bulan karena perilaku tidak menyenangkan; yaitu mengancam akan membunuh seorang federal court dari Australia. Dalam persidangan ia mengancam hakim dan langsung melorotkan pakaiannya. Aneh-aneh saja…

3. 09 Juni 2009: Christopher Wilson (34) kembali ke sebuah supermarket di Spokane, Washington; yang tadi baru saja didatanginya. Ia mengaku kehilangan sekantong metamfetamin. Celakanya begitu diminta meninggalkan nama dan nomor telepon oleh karyawan supermarket, ia benar-benar memberikannya. Wilson sebenarnya telah menjatuhkan obat tersebut waktu sedang berbelanja; menurut video sekuriti yang ada di supermarket tersebut. Karyawan pun memanfaatkan kesempatan ini untuk memanggil polisi dan menangkap Wilson.

4. 08 Juni 2009: Sehari sebelumnya ada kasus yang serupa. Ryan Naeus (21) ditilang polisi setempat karena ngebut. Penilangan berlangsung di hari pengawasan penggunaan sabuk pengaman. Ketika ditanya polisi apa alasan ia mengebut, jawabannya benar-benar tolol: ia mengaku sedang mengejar mobil yang dikendarai orang yang telah mencuri marijuana dan Apple iPhone miliknya. Akibatnya Naeus dibekuk polisi dengan tuduhan berlapis-lapis: ngebut, tidak pakai sabuk pengaman, kepemilikan marijuana, dan rencana pendistribusian obat-obatan terlarang.

5. 04 Juni 2009: Dua orang penjahat; Randall Walker (38) dan Jason Dietrich (34) mengalami kehabisan bensin di tengah perjalanan melarikan diri usai merampok bank Riverside di Daytona Beach, Florida. Tentu saja Anda bisa menebak kelanjutannya. Polisi pun berhasil membekuk keduanya.

Special credit to www.dumbcriminals.com atas resume berita kriminalnya.

(hnz)

Bio

  • Kelahiran: Moenchengladbach (Jerman), 10 Mei 1977
  • Tinggi: 164 cm (5 feetinch)
  • Berat: 58 kg
  • Rambut/mata: pirang/biru

F1 statistics

  • GP debut: GP Australia 2000
  • Kemenangan pertama: (maaf, belum ada!)
  • Fastest lap: 2 kali
  • Tim saat ini: BMW Sauber
  • Nomor mobil 2009: 6
  • Jumlah start: 33 (s/d Turki 2009)
  • Jumlah poin karir: 70 (s/d Turki 2009)
  • Helm: hijau dengan logo sponsor dan cap Q.

Heidfeld di GP Spanyol 2009, credit to www.motorsport.com.

Resume karir F1

  • 1998 McLaren-Mercedes, sebagai test driver
  • 1999 McLaren-Mercedes dan Prost-Peugeot-Gauloises, sebagai test driver
  • 2000 Prost-Peugeot-Gauloises, 17 balapan, poin 0, ranking 20.
  • 2001 RedBull-Sauber-Petronas, 17 balapan, poin 12, ranking 8.
  • 2002 Sauber-Petronas, 17 balapan, poin 7, ranking 10.
  • 2003 Sauber-Petronas, 16 balapan, poin 6, ranking 14.
  • 2004 Jordan-Ford, 18 balapan, poin 3, ranking 18.
  • 2005 BMW-Williams, 14 balapan, 1 pole, poin 28, ranking 11.
  • 2006 BMW-Sauber, 18 balapan, poin 23, ranking 9.
  • 2007 BMW-Sauber, 17 balapan, poin 61, ranking 5.
  • 2008 BMW-Sauber, 18 balapan, poin 60, ranking 6.
  • 2009 BMW-Sauber, 7 balapan, ranking 12 (sampai dengan Turki 2009).

Awal karir

Nicklaus Heidfeld berasal dari keluarga yang hobi karting. Bisa dimaklumi, mereka memang bertempat tinggal sangat dekat dengan sirkuit Nurburgring (iya. Nurburgring yang itu). Keluarga Heidfeld berasal dari kota yang sama dengan keluarga Heinz-Harald Frentzen. Heidfeld memulai karir seperti kebanyakan pembalap Formula 1; lewat karting. Hampir setiap akhir minggu keluarga mereka bermain gokart. Karena sempat ada hambatan dalam hal dimensi fisiknya, ia baru mulai membalap tahun 1988. Dalam 6 tahun ia beralih ke seri balap Formula Ford; di mana ia meraih gelar juara dan memenangkan 8 dari 9 balapan. Tahun 1995 ia memenangkan German International Formula Ford 1800. Prestasi ini membawanya membalap di ajang Formula 3 Jerman bersama Opel Team BSR. Ia kembali memenangkan gelar tersebut. Di tahun 1998 Nick telah memasuki ajang yang paling dekat menuju Formula 1, yaitu International Formula 3000. Nick hanya meraih ranking ketiga karena kalah dari Juan Montoya. Walaupun demikian McLaren yang tertarik dengan prestasi balap juniornya, telah menggunakannya sebagai test driver. Setahun berikutnya Nick baru berhasil menjuarai International Formula 3000 dan turun di ajang Goodwood Festival of Speed 1999. Ia mendapat kursi di Formula 1; walaupun bukan di McLaren; tim yang telah membesarkannya.

Karir Formula 1

Untuk itulah McLaren “menaruhnya” di Prost Peugeot. Heidfeld pertama membalap di Formula 1 di GP Australia 2000; bersama rekan setimnya si pembalap senior Jean Alesi. Sepanjang tahun 2000 mobilnya sangat tidak reliabel, sering retire, dan ia pun gagal memperoleh poin. Tahun berikutnya ia menandatangani kontrak bersama RedBull Sauber Petronas untuk 3 tahun ke depan. Di tahun pertama Nick bersama tim asal Hinwil ini ia bermitra dengan rookie Kimi Raikkonen. Nick dan Kimi sukses membawa Sauber mendapatkan posisi konstruktor keempat; yang terbaik sepanjang sejarah mereka. Nick yang meraih 12 poin bahkan sempat naik podium di GP Brasil 2001 yang disiram hujan lebat. Ia unggul atas teammate-nya, namun sayang performa Kimi keburu membuat McLaren tergiur. McLaren malah mengontrak Kimi; bukan Nick (ia pun sempat kecewa karena hal ini).

Ia tetap menunjukkan performa baik untuk tim mediocre biru-toska tersebut di tahun 2002. Bersama rookie Felipe Massa tim Hinwil ini memperoleh 11 poin. Tujuh dari Nick dan empat dari Felipe. Sayang performa baiknya tak berlanjut di musim 2003. Regulasi poin baru (10-8-6-5-4-3-2-1) yang seharusnya mempermudah tim-tim mediocre mendapat poin; tak bisa dimanfaatkan oleh Nick yang terus menerus finis di luar 8 besar. Tampaknya ia sulit menyesuaikan diri dengan sistem sabuk pengaman baru (HANS) yang sengaja dikembangkan FIA untuk mencegah patah leher. Ia hanya mendapat 6 poin di tahun terakhirnya di Sauber. Pada akhir 2003 kontraknya tak diperpanjang karena Sauber telah mengikat kontrak dengan Fisichella. Hal ini sempat membuatnya kebingungan mencari tim kecil yang mau memakainya. Ia dan agennya pun menemukan Jordan Ford. Seperti yang diperkirakan banyak orang, Jordan Ford tampil buruk di tahun 2004. Dengan mobil yang sangat tidak reliabel dan susah dikendalikan ini Nick berhasil mendapat 3 poin. Penampilannya cukup membuat Mario Theissen, direktur motorsport BMW yang saat itu masih bermitra dengan Williams; tertarik. Nick pun direkrut Williams pada November 2005 untuk melaksanakan ujicoba. Setelah kebingungan memilih antara Nick dan Pizzonia untuk dijadikan pembalap utama, Frank Williams memilih Heidfeld.

Dalam 5 balap pertama Nick tampil tidak begitu baik. Ia hanya sempat mempersembahkan 1 podium di Malaysia 2005 (itupun karena Webber ditabrak Fisichella). Namun Nick dan rekan setimnya Mark Webber tampil impresif di Monako, memberikan Williams double podia finish pertama sejak 2003. Nick pun meraih pole plus podium ketiga di balap berikutnya, Europe 2005. Sayang penampilan buruknya kembali di Kanada dan seterusnya. Karir Nick bersama Williams berakhir dini saat ia mengalami cedera beruntun pada September 2005. Pertama karena ia cedera saat uji coba mobil; lalu ia cedera lagi akibat jatuh dari sepeda. Ia dikontrak oleh BMW-Sauber, tim yang baru dibentuk oleh Mario Theissen.

Di tahun pertamanya dengan BMW, Nick yang bermitra dengan juara dunia 1997 Jacques Villeneuve membalap dengan cukup baik. Mereka langganan finis di zona poin papan bawah. Nick kembali memberikan podium pertama bagi BMW pada GP Hungaria 2006. Di saat bersamaan Jacques tiba-tiba mengundurkan diri dan sejak itulah Nick bermitra dengan Robert Kubica sampai sekarang.

Tahun 2007 ditandai dengan kesuksesan Nick merambah papan tengah bagian atas dalam peta persaingan Formula 1. Ia hanya 2 kali naik podium, namun selain 3 retirements, ia selalu finis dalam zona poin. Nick berhasil mengoleksi 61 poin dan menduduki ranking 5 klasemen pembalap. Di tahun 2008 Nick tampil lebih baik dari segi statistik. Ia 4 kali naik podium (semuanya finis kedua), meraih 2 race fastest lap, dan finis di semua seri balapan tahun 2008. Tapi, ia kalah pamor dibanding Robert Kubica yang langganan naik podium dan bahkan sempat menjuarai balapan Kanada. Isu beredar bahwa Nick akan dilepas oleh BMW. Namun hal ini tidak terjadi. Nick tetap memperkuat BMW untuk setahun lagi. Di tahun 2009, Nick sudah mengoleksi 1 podium di balapan hujan yaitu GP Malaysia. Balapan pertama yang distop sebelum 75% race selesai. Ia hanya mendapat 4 poin dari finis kedua ini. Di sisa balapan yang sudah berlangsung, penampilan BMW biasa-biasa saja dan Heidfeld pun selalu finis di luar zona poin. Di Spanyol 2009, Nick memecahkan rekor finis berturut-turut milik Michael Schumacher dengan finis ke-25 kali secara consecutive sejak GP Cina 2007.

Penghargaan

  • Juara Formula Ford 1800 Jerman 1995
  • Juara Monaco Formula Three Support Race 1997
  • Juara Formula 3 Jerman 1997
  • Juara Formula 3000 Internasional 1999

Rekor-rekor

Masih dipegang Nick sampai Turki 2009. Ironisnya sebagian justru bukan rekor yang benar-benar membanggakan.

  • Poin terbanyak yang dikumpulkan pembalap yang tidak pernah menang; 206 poin.
  • Jumlah GP start terbanyak urutan kedua untuk pembalap yang tidak pernah menang; 159 kali. Ia hanya kalah dari Andrea de Cesaris, yang sudah start 208 kali.
  • Finis podium oleh pembalap yang tidak pernah menang; 12 kali. Memegang rekor ini bersama dengan Stefan Johansson.
  • Finis posisi kedua terbanyak tanpa pernah menang; 8 kali.
  • Finis berturut-turut terbanyak; 27 kali (sejak GP Cina 2007).
  • Menyelesaikan lebih dari 90% balapan berturut-turut terbanyak; 35 kali (sejak GP Prancis 2007).
  • Finis terbanyak dalam 1 musim F1; 18 kali. Memegang rekor ini bersama dengan Tiago Monteiro. Monteiro spesial karena memperolehnya lebih dulu (2005); namun Heidfeld spesial karena ia finis 100% di tahun 2008 tersebut.
  • Pembalap pertama yang menggunakan mobil F1 modern mengelilingi sirkuit Nordschleife (trek Nurburgring klasik) dalam 31 tahun, pada 28 April 2007.

Trivia

  • Nick adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ayah: Wolfgang Heidfeld; Ibu: Angelika Heidfeld (atau Classen?); Saudara-saudara: Tim Heidfeld (kakak, kelahiran 1973), Sven Heidfeld (adik, kelahiran 25 Oktober 1978). Sven juga pernah jadi pembalap, namun sekarang menjadi komentator motorsport dan pengelola sekolah karting.
  • Nickname: Quick Nick
  • Heidfeld sekarang bertempat tinggal di Stafa (Swiss) dengan tunangannya Patricia Papen. Mereka memiliki 2 anak, yaitu Juni (kelahiran 3 Juli 2005) dan Joda (kelahiran 21 Juli 2007). Uniknya kedua anak tersebut lahir bertepatan dengan grand prix. Juni lahir pada GP Prancis 2005 dan Joda pada GP Europe 2007.
  • Nick dan Patricia sama-sama menyukai lukisan. Bahkan seluruh lukisan di rumah mereka dibuat oleh Pat.
  • Nick hanya memiliki tinggi 164 cm. Sejak kecil ia memang lebih pendek daripada anak seumurannya. Karena itu ia sempat dilarang menyewa kart. Nick akhirnya “boleh” menyewa kart, tapi dengan ganjalan ban di punggungnya agar kakinya sampai ke pedal kart.
  • Nick terakhir kali berdiri di puncak podium balapan pada bulan September 1999.
  • Mengidolakan pebasket Michael Jordan.
  • Mulai membiarkan “rambut-rambut aneh” di wajahnya terus tumbuh sejak musim dingin 2006.
  • Sampai dengan tahun 2004, Nick biasanya menggunakan 2 jam tangan.
  • Penggemar Harry Potter. Ia bahkan pernah terlihat membawa buku “Harry Potter and The Deathly Hallows” dalam sesi uji coba Formula 1 di sirkuit Jerez.
  • Sampai sekarang Heidfeld baru meraih 1 pole position, yaitu di GP Europe 2005 bersama BMW-Williams. Dan 2 buah race fastest lap: GP Malaysia 2008 dan GP Inggris 2008.
  • Nick mendapat ide mengganti helmnya menjadi hijau saat melihat helm serupa waktu ia ikut snowboarding di musim dingin 2008.
  • Di GP Prancis 2007, Nick berhasil menahan si juara dunia 2006 – Fernando Alonso – untuk tidak mendahuluinya selama 34 putaran (Fernie sampai frustrasi loh…).
  • Heidfeld berkeinginan ikut serta dalam balapan 24 jam di sirkuit Nurburgring jika ia nanti pensiun dari Formula 1.
  • Terakhir yang paling unik. Pada konferensi pers setelah kualifikasi GP Australia 2007, Nick ditanyai seorang wartawan L’Equipe tentang perbedaan kedua kompon ban yang harus dipakai dalam satu balapan. Nick pun menjawab untuk terakhir kalinya di sesi tanya jawab itu: “Yang satu ban keras. Yang satunya lagi lunak.” Jawaban yang lucu :D.

(dari berbagai sumber)

(hnz)

Don’t consider math only as a boring subject at school, but consider math as an useful thing in our lives.

(Ini kata gw. Bukan kata siapa-siapa…)

Setelah lama absen di persilatan matematika, I’m coming back! Semoga info-info ini bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari kita semua.

8. Uang Plastik

Eits… ini bukan ilmu buat mengajari Anda cara membobol kartu kredit atau menghitung pagu kredit atau semacamnya (semua istilah ekonomi yang penulis sendiri nggak paham). Karena di sini penulis hanya akan membahas deretan nomor yang tertera di sebuah kartu kredit.

Perusahaan asal

Enam angka pertama dari suatu kartu kredit adalah suatu nomor identifikasi. Nomor ini dikenal juga dengan nama Issuer/Bank Identification Number. Terlalu banyak peluang kombinasi? Cukup dengan melihat nomor pertamanya, Anda bisa tahu jenis perusahaan apa yang mengeluarkan kartu kredit ini.

  • 0: bidang industri lainnya
  • 1: penerbangan
  • 2: sebagian penerbangan, sebagian lagi bidang industri lainnya
  • 3: agen wisata dan hiburan. Contohnya American Express dan Diner’s Club.
  • 4 dan 5: perusahaan bank dan finansial. Contohnya VISA dan MasterCard. VISA biasanya menggunakan seluruh nomor yang berawalan 4.
  • 6: perdagangan dan finansial
  • 7: minyak dan gas bumi (petroleum manufacturer)
  • 8: telekomunikasi dan industri
  • 9: penugasan negara

Tapi dengan melihat beberapa digit di depannya, Anda bisa mengenali perusahaan kartu kredit terkenal. Oh ya, x artinya variabel.

  • 300, 305, 36x, dan 38x adalah tiga digit pertama kartu Diner’s Club.
  • 34 dan 37 adalah dua digit pertama kartu American Express.
  • 51 dan 55 adalah dua digit pertama kartu MasterCard.
  • 6011 adalah empat digit pertama kartu Discover; dan sebagainya.

Nomor pribadi Anda

Lalu apa hubungannya angka di kartu kredit dengan matematika informal? Hubungannya adalah pada nomor kartu itu sendiri. Seperti yang telah disebutkan 6 angka pertama adalah kode bank yang mengeluarkan kartu kredit. Sisa angka yang berderet di belakangnya adalah nomor individual. Sedangkan nomor terakhirnya yang penting untuk validasi nomor kartu. Di antara sejumlah nomor yang menandai kartu secara individual; nomor inilah yang paling penting. Adapun validasi kartu kredit menggunakan algoritma Luhn.

Algoritma Luhn

Bagaimana cara memeriksa nomor kartu kredit dengan algoritma Luhn?

Coba contoh berikut ini:

6004612412397603

Kalikan dua semua angka di nilai tempat genap dihitung dari belakang, secara berselang seling. Angka yang berada di nilai tempat tidak penting langsung diturunkan ke bawah.

6 0 0 4 6 1 2 4 1 2 3 9 7 6 0 3
12 0 0 4 12 1 4 4 2 2 6 9 14 6 0 3

Kalau Anda menemukan angka dengan nilai 10 atau lebih, jumlahkan semua digitnya. Misalnya 10 menjadi 1 + 0 = 1. Dalam kasus ini ada angka 12; artinya angka ini dijadikan 3.

6 0 0 4 6 1 2 4 1 2 3 9 7 6 0 3
3 0 0 4 3 1 4 4 2 2 6 9 5 6 0 3

Jumlahkan semua angka yang ada di barisan bawah sekarang.

3 + 4 + 3 + 1 + 4 + 4 + 2 + 2 + 6 + 9 + 5 + 6 + 3 = 52

Syarat untuk kartu kredit yang valid adalah jumlah seluruh digit di barisan terbawah habis dibagi 10. Nah, 52 kan tidak habis dibagi 10. Berarti nomor kartu yang diberikan itu tidak valid! (Penulis sengaja, supaya tidak ada kartu yang jadi korban kelinci percobaan di sini.)

Kode sekuriti kartu

Terakhir jika Anda melihat di balik kartu kredit Anda, tepat di sebelah tempat tanda tangan (alias signature strip); ada sebuah deretan nomor yang dikenal dengan istilah Card Security Code. Kode ini dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan kartu kredit oleh orang tak dikenal (kecuali jika orang tak dikenal itu mengerti juga tentang hal ini!). Ada tiga macam CSC; yaitu CVC1, CCID, dan Contactless Card. Tapi penulis nggak akan membahasnya di sini karena udah OOT (out of topic).

Referensi

  1. http://www.merriampark.com/anatomycc.htm
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Luhn_algorithm

(hnz)

Next Page »