Tulisan ini masih berkaitan dengan pembahasan tentang warna mata yang sebelumnya. Iris merupakan bagian dari uveal tract atau vascular tract, yang mengandung pigmen. Bagian uveal tract lainnya adalah processus siliaris dan koroid. Pernahkah Anda terpikir apa yang mengatur warna iris mata seseorang? Memang benar bahwa melanin, pigmen yang terdapat pada iris, yang menentukan warna iris itu sendiri. Tapi bagaimana melanin dapat mengatur warna iris yang terlihat?

Kita lihat dulu bagaimana susunan iris dari depan ke belakang. Yang atas adalah lapisan depan dan yang paling bawah adalah lapisan belakang iris.

lapisan iris

Paling depan adalah lapisan batas anterior, yang banyak mengandung pigmen coklat (melanin). Lapisan yang berada tepat di belakangnya adalah lapisan stroma trabekular yang mengandung serat kolagen. Lapisan ini berwarna biru kelabu. Lapisan yang berada di belakangnya lagi adalah pembuluh darah iris, yang berwarna kemerahan. Tiga lapisan berikutnya (lapisan otot sfingter, dilator, dan pupil) tidak berperan dalam menentukan warna iris. Jadi di antara tiga lapisan yang menentukan warna iris, lapisan paling depan berwarna coklat, lapisan berikutnya berwarna biru kelabu, dan lapisan berikutnya merah.

Bagaimana karakteristik masing-masing warna iris? Jika pigmen melanin banyak terdapat pada lapisan pigmen di anterior iris, iris terlihat berwarna coklat sampai hitam. Jika pigmen ini sedikit, maka yang tampak adalah bayangan lapisan berikutnya (stroma) yang berwarna biru atau kelabu. Jika pigmen tidak ada sama sekali, maka warna yang terlihat adalah merah, sesuai warna lapisan pembuluh darah iris.

Skemanya dapat dilihat pada bagan berikut (credit to original graphic maker). Maaf tidak langsung dimuat di halaman ini, berhubung gambarnya besar.

Referensi

  1. http://phenotypic-blog.blogspot.com/
  2. Standring S et.al (2005). Gray’s Anatomy The Anatomical Basis of Clinical Practice, 39th edition. Philadelphia (USA), Elsevier Churchill Livingstone.

(hnz)