1. Ukur tinggi badan ibu dan ayah, masing-masing dalam satuan yang sama (dan tentu dengan pita meteran yang sama).
  2. Jumlahkan tinggi keduanya, lalu bagi 2.
  3. Kurangi 6.5 cm (2 1/2 inch) untuk anak perempuan. Tambahkan 6.5 cm (2 1/2 inch) untuk anak laki-laki.
  4. Tinggi ini merupakan rata-rata perkiraan. Anak bisa lebih tinggi 10 cm atau lebih pendek 10 cm dari perkiraan ini. Tergantung bagaimanakah pola makannya, status gizinya, olahraga, dan ada atau tidaknya penyakit kronik.
  5. Atau cara yang lebih cepat namun lebih kasar… adalah mengukur tinggi badan anak pada umur 2 tahun, kemudian langsung dikalikan dengan 2. Dengan asumsi selama masa pertumbuhannya, anak selalu mendapatkan nutrisi / gizi yang stabil.

(sumber: http://www.ehow.com/how_4450477_predict-future-height.html, dengan modifikasi penulis)

(hnz)