Di zaman gw masih jadi murid, semua textbook sains (tentunya yang bikinan orang Indonesia) menyebutkan bahwa warna iris mata diatur menurut pewarisan satu gen. Hanya ada mata coklat dan biru. Konsep ini konon pertama kali dikemukakan Gregor Mendel (1822-1884), ahli biologi genetika dari Austria. Tapi benarkah warna iris mata hanya diatur SATU gen?

Salah! Warna mata sebenarnya diatur multigenetik. Konsep yang dianggap paling mudah untuk menjelaskan bagaimana warna iris diturunkan secara herediter adalah konsep hereditas 2 alel. Lho? Coba dulu deh perhatikan gambar analisis DocShop berikut ini. Dari mana datangnya angka 6.25%??

baby_eye_color_odds

Warna mata diatur oleh dua macam alel. Alel pertama adalah gen bey1 (EYCL2) dan bey2 (EYCL3), yang memiliki genotip yaitu B (iris coklat) dan b (iris biru). Alel ini terletak pada kromosom 15 rantai panjang (15q11-15). Sedangkan alel kedua adalah gen gey2 (EYCL1). Ada dua macam gen juga dari alel ini, yaitu G dan g. Alel ini terletak pada kromosom 19 rantai pendek (19p13.1-13.11). Gen G baru terekspresi dalam bentuk dominan.

Hubungan gen G dan gen B berbeda dengan kodominasi isoaglutinogen pada penentuan golongan darah. Jika tidak ada gen G (dengan kata lain yang ada hanya g), maka gen itu akan menjadi inaktif dan posisi gennya dalam simbol genetik digantikan oleh gen b. Berarti untuk alel genotip G (haploid) saja ada tiga macam kombinasi, yaitu GG, Gb, dan bb. Sementara gen B (haploid) seperti biasa, ada tiga kombinasi juga yaitu BB, Bb, dan bb. Ini berarti ada 3 x 3 alias 9 macam kombinasi genotip yang mungkin pada fetus, yaitu:

  • BBGG. Fenotip coklat.
  • BbGG. Fenotip coklat.
  • BBGb. Fenotip coklat.
  • BbGb. Fenotip coklat.
  • BBbb. Fenotip coklat.
  • Bbbb. Fenotip coklat.
  • bbGG. Fenotip hijau.
  • bbGb. Fenotip hijau.
  • Bbbb. Fenotip biru.

Dengan kombinasi seperti ini, masih ada kemungkinan kedua orang tua dengan mata coklat memiliki keturunan biologis dengan iris hijau atau biru. Namun tidak sebaliknya. Dua orang tua dengan mata biru tidak mungkin memiliki keturunan biologis dengan mata coklat. Tampaknya ini yang menyebabkan frekuensi warna iris biru menjadi dominan di kalangan orang Kaukasian. (Lihat saja gambar di atas sekali lagi. Semua kombinasi warna mata bisa menghasilkan iris biru, kan?) Namun konsep ini tidak menjelaskan warna mata di luar tiga macam ini (misalnya merah pada albino, kelabu, dan hazel) serta tidak menjelaskan gradasi coklat pada iris (dari coklat muda, amber, sampai coklat tua).

Adapun untuk memperkirakan apa jenis genotip pada seseorang, dapat ditelusuri dari pola warna mata dalam keluarganya (orang tua dan saudara-saudara yang berhubungan darah). Sebagai contoh, orang dengan fenotip warna mata coklat, yang memiliki orang tua warna mata hijau (bbG_) dan coklat (B_G_), kemungkinannya memiliki genotip BbG_.

Yang jelas, warna iris mata diatur bukan oleh satu gen, tapi oleh interaksi beberapa gen.

Referensi

  1. http://museum.thetech.org/ugenetics/eyeCalc/eyecalculator.html
  2. http://www.docshop.com/2008/01/04/what-color-will-my-babys-eyes-be/

(hnz)