Daripada terus-terusan ngepost tentang medis dan kedokteran, coba sesekali saya iseng… But still, no heart-to-heart talk.

Pernah dengar acrostic poem? Itu adalah puisi atau semacamnya yang memuat pesan-pesan tertentu dalam strukturnya, baik berupa suku kata pertama, terakhir, atau sejenisnya. Mungkin ada miripnya kalau kita bandingkan dengan jembatan keledai. Itu tuh, yang buat mengingat-ingat daftar hapalan pelajaran, khususnya waktu sekolah😀

Sekedar iseng waktu menunggu kick-off pertandingan final UCL kemarin (dan tentunya berdoa agar Barca yang menang… eh terkabul :D), saya terpikir membuat salah satu contoh acrostic poem. Huruf atau suku kata pertama dan terakhir memuat pesan tertentu. Hm… lumayan… But due to my poor literature background, sorry for the poor poem too… Tapi yang terpenting isi dan nilai yang saya maksudkan di dalamnya…

dari yang terlihat saja
orang akan bilang
nah! ada yang keren di sana!
tapi sadarkah perlahan-lahan
justru ia bisa buatmu tenggelam
untuk juga menjadi keren
dibuatnya ia tak percaya diri
gaya begini dibilang jadul
enaknya mesti bagaimana?
adanya dia tambah tak mengerti
beritahu mereka dibilang tabu
orang tahu kan jadi bahan olok-olok
orang yang bijak namun ‘kan tahu
kan terima ia dengan lapang dada
facebook malah buatnya rasa sendiri
raut tampak indah namun jadi miris
orang memandang seribu pasang mata
mencarikan yang cocok sebelum malam
itu tunjukkan pandangan hidup
tampang kadang segalanya bagimu
singkirkan hati dalam bergaul
cantik atau harus tampan
otak hati perasan tak selalu kaya
visa credit tak selalu emas
emas dalam diri mau cari di mana
renungkan saja

(dan baca dari atas ke bawah…)

(hnz)