1. Format PDF

PDF-logoSingkatan: Portable Document Format

Dibuka dengan: Adobe Reader 6.0 ke atas

Kebanyakan file buku dan jurnal menggunakan format PDF. Keuntungan PDF ini adalah kemudahan pada fasilitas search, karena pencarian dapat meliputi keseluruhan isi buku. Gambar dengan mudah dapat diambil dengan tool snapshot (syarat: file tidak diprotect), teksnya juga demikian, dengan tool select text.

Kelemahan dari format PDF adalah kesulitan mencari halaman buku relevan, khususnya pada buku yang tidak diberi bookmark. Mungkin ada yang tidak suka harus terus menekan tombol PgDn? Atau harus mengetikkan nomor halaman sambil menebak-nebak di mana topik yang mau kita cari berada. Itulah dua kelemahan file PDF lainnya. Lagipula untuk beberapa komputer dengan spesifikasi rendah, format PDF kurang baik untuk multitasking karena memakan memori RAM cukup besar, terlebih-lebih Adobe Reader versi 8 dan 9. Versi Adobe Reader yang cocok untuk komputer semacam ini adalah versi 7 yang agak lebih ringan beban memorinya. Tapi ingat kalau terlalu lama dibuka, akan menjadi berat juga.

2. Format RAR

winrar_logoSingkatan: Roshal Archive (Roshal tuh nama penemunya)

Dibuka dengan: WinRAR 2 ke atas

File RAR, seperti yang sudah pernah saya bahas, agak misterius dan bikin ngeri. Pertama karena kita tidak tahu apa file di dalamnya. RAR bisa berisi macam-macam file. Mulai dari PDF, PDB, CHM, atau DJVU. Jadi kita pun tidak tahu apakah nantinya file di dalam RAR ini bisa kita pakai atau tidak. Apalagi kalau file yang butuh program tertentu untuk membukanya, seperti PDB dan DJVU. Dan, kalau RAR-nya berpassword. Jangan sampai corrupt waktu mengunduh filenya, atau RAR tidak bisa dibuka. Pastikan juga Anda ngecek di tempat URL menuju file RAR tersedia, adakah tulisan “ps:” atau “pass:”, atau “password”. Jika ada, catat dan simpan baik-baik sampai file RAR Anda selesai diunduh, lalu masukkan passwordnya. Jangan sampai cape-cape mengambil tau-taunya malah tidak bisa dibuka.

3. Format CHM

CHMSingkatan: Microsoft Compiled HTML

Dibuka dengan: (tidak perlu program khusus)

File CHM 2-column termasuk salah satu format paling mudah diakses. Selain ada bookmark di kolom kirinya, ada juga fasilitas search dan index. Topik yang ingin dicari bisa ditemukan dengan lebih cepat dan mudah. Selain itu dari segi beban memori. File CHM jarang memberatkan komputer dengan memori RAM kecil. Mungkin karena dari sananya semua komputer punya fasilitas Help.

Namun kelemahannya adalah dari segi gambar, di mana untuk mengambil gambar dari buku yang bersangkutan kita memerlukan bantuan tombol PrtSc dan Paint.

Oh ya, sekedar sharing, kalau waktu mengunduh file CHM terjadi corrupt, file akan jadi tapi tidak bisa dibuka. Dibuka tapi dalamnya tidak ada apa-apa, kosong aja gitu…

4. Format DJVU

djvuSingkatan: ini bukan singkatan. Artinya file DjVu, dibacanya déjà vu.

Dibuka dengan: DjVu viewer dari Lizardtech, browser plugin versi 6.1.1

Buku dalam bentuk DjVu masih jarang, walaupun menurut pengalaman saya banyak orang yang menscan novel pakai bentuk ini. Untuk tebal buku yang sama, format DjVu memiliki muatan lebih kecil. Namun kelemahannya adalah, karena masih jarang, banyak orang yang tidak mengenal format ini dan tidak dapat menemukan installernya. Buat yang belum punya, silakan berkunjung ke sini.

5. Format PDB

iSiloPDBSingkatan: Palm Database

Dibuka dengan: iSilo PDB Reader

Format yang paling jarang ditemukan, dan menurut saya agak kurang enak dipakai. Sesuai kepanjangannya PDB ini sebenarnya dibuat khusus PalmOS atau ponsel berbasis Symbian. Kurang cocok untuk PC. Jadi tak heran PDB memiliki kualitas gambar dan grafik yang sangat rendah. Karena itu PDB tidak dianjurkan sebagai sumber referensi gambar. Kelemahan lainnya adalah dari segi susunan halaman yang membingungkan dan susah dicari dan search yang agak lambat.

6. Format lainnya

Baca instruksi di web sumber baik-baik. Ada file yang dimaksudkan untuk diburn, yaitu yang berekstensi .ISO. Kalau sudah begini, dengan cara apapun filenya tidak bisa dibuka, kecuali diburn. Itupun caranya dengan burn image di Nero. Jadi seperti nge-burn foto. Cara selengkapnya bisa dilihat di sini.

File lainnya yang mungkin adalah .EXE (digibook). Biasanya file ini bisa langsung dibuka tanpa program khusus. Namun perhatikan karena file digibook ini bisa corrupt pada komputer yang diinstall Microsoft Encarta (pengalaman pribadi). Dan sharing lagi, saya sendiri jarang menemukan file digital textbook dalam format ini.

(hnz)