Pada tahun 1979, FDA memperkenalkan klasifikasi obat berdasarkan keamanannya terhadap kehamilan dalam 5 golongan, yaitu A-B-C-D dan X. Golongan obat X ini sama sekali tidak boleh diberikan pada ibu hamil, karena efek teratogenik pada manusia yang telah terbukti dari berbagai penelitian dan karena dampak negatifnya terhadap kehamilan jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diberikannya. Di Australia obat ini juga dikenal sebagai golongan X, namun tidak halnya di Jerman. Di Jerman obat teratogenik dibagi atas empat grade, yaitu grade 7, 8, 9, dan 10.

Alprostadil Estradiol Gonadotropin menopausal (hMG) Metotreksat Raloksifen
Asam kenodeoksikolat Estriol suksinat Isotretinoin Metiltestosteron Ribavirin
Atorvastatin Etinilestradiol Klomifen Misoprostol Rosuvastatin
Cerivastatin Finasterid Koumarin Natrium iodida Simvastatin
Danazol Fluorescein parenteral Kuinin Nikotin Stanozolol
Desogestrel Fluorourasil Leflunomid Noretisteron Talidomid
Dietilstilbestrol Fluoksimesteron Levonorgestrel Noretinodrel Testosteron
Ergometrin Flurazepam Lovastatin Norgestrel Triazolam
Ergotamin Fluvastatin Medroksiprogesteron Oksitosin Warfarin
Estazolam Gonadotropin korionik (hCG) Mestranol Pravastatin

(hnz)

Advertisements